Rabu, 14 November 2018

Perjalanan Panjang

PERJALANAN PANJANG

Setelah pertemuan itu, aq mulai merancang strategi perang gerilya dimana aq tak tau siapa musuhku atau kawanku,  mulailah aq menghubunginya namun begitu kagetnya setelah mengetahui siapa yang mengangkat telepon bukan dia,  halo ika apa ada dikosan,... Ini dengan siapa ya jawabnya, .. Dengan mas sugeng, ika ada mbak.. Oh.. Dik ika ya sudah pulang ke pacitan mas.... Seperti tersambar petir disiang hari, begitu rapuh, terasa tua dan mendekati kematian,... Oh... Gtu ya... Untung saja aq meminta no. Telepon rumahnya dan berharap ia mengangkat teleponku, alhamdulillah takdir masih menghubungkanku dengannya,... Hai apakabarnya mas, maaf gak kasih kabar ika ada di pacitan ini mas,.. Sedikit terbatah-batah aq menjawab bolehkah aq mengunjungimu dik... Gak kejauhan apa mas kesini, jauh loh pacitan itu,... Dalam hati mendengar swarammu saja aq merasa seperti melayang dilangit yang biru diapit oleh gugusan awan putih,  seputih hati dan niatku." Jangankan pacitan neraka pun akan kujemput engkau untuk kubawa kesurga "Ah... Gak kq, aq juga udah lama g berkunjung kerumah teman2ku, insllah besok aq berangkat... Timpaku padanya.  Ha... Ha... Serius nih... Yaudh aq tunggu hati2 dijalan mas... Aq tunggu loh. Layaknya dimedan perang tanpa amunisi hanya berbekal niat yg tulus tak kan mundur walau ada seribu musuh didepanku akan kulawan.

Keesokan harinya aq bergegas menuju stasiun mojo dan langsung meluncur ke kota pacitan, kota seribu harapan, kota dimana aq mengharapkan belas kasihanya, menulis kisahku dalam perjalanan panjang aq mencari cinta sebenar-benarnya cinta yg selama ini aq cari.. BERSAMBUNG
By. Cuenking.
Blogspot. Com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar