JANJIKU DITAHUN BARU
By.cuenking.blogspot.com
Setelah perjalanan panjang yang cukup melelahkan, aku berusaha menenangkan pikiranku, berusaha bertahan dari keputusasaanku, berusaha menggapai impian baru yang akan aq perjuangkan. waktu berlalu begitu cepatnya, hingga tak terasa dipenghujung tahun baru yang sebentar lagi akan tiba, aku berusaha menyiapkan semua kebutuhanku dimalam itu, karena aku telah berjanji pada ika bahwa aku akan datang dimalam tahun baru untuk merayakan bersamanya. dengan membawa motor buntut keluaran tahun 76, aku meluncur menuju surabaya.
Dimalam Tahun Baru yang penuh kebahagiaan, dimana semua saling berhias keindahan dalam cahaya kebisingan kota yang dipenuhi hiruk-pikuk dan lalu-lalang kendaraan, aku berusaha mencari cinta baru yang aku rasa sangat berarti dalam hidupku, layaknya seorang pengelana mencari tempat persinggahan barunya untuk mencari sebuah arti hidup, seperti juga seorang penyair yang merasakan kenikmatan membaca puisi terbaiknya yang telah la
ma hilang. Sesampainya di depan pintu gerbang kos, ia terlihat sungguh anggun sedang berbincang-bincang dengan temannya, sambil merapikan rambutnya seketika ia memandangku dengan senyum merahnya, iya senyuman yang selalu aku dambakan disetiap mimpi mimpiku, senyuman yang mampu membangkitkat roh roh yang penasaran hingga kembali ke liangnya, senyuman itu semerah mawar yang sedang mekar ditengah ribuan bunga lainya, sungguh terkesimak aku dengan senyuman itu, akupun membalasnya dengan senyuman." Aku datang dik, seperti janjiku padamu,pintaku", iya aku percaya kq sama mas pasti datang, jawab ia kepadaku, tepat pukul 18:30 aku telah tiba dan kami berencana untuk berjalan-jalan disekitar taman gubernur suryo, dikarenakan hampir dipenjuru sudut kota surabaya penuh sesak dengan jiwa-jiwa bahagia, walaupun mereka takakan tau hari esok akan seperti apa. aku sebenarnya sedikit canggung dengan penampilanku, namun ika sangatlah bijak dalam menyikapinya, ia bisa menerimaku dengan semua kekuranganku, itu poin terpenting dalam menjalin hubungan, baik pertemanan ataupun sebagai teman spesial.
Detak jarum jam mendekati pukul 24:00, akupun memanggil ika untuk mendekat ke aku, yang dari tadi hanya memandangi ia dari dekat, mengawasi tingkah polahnya yang seperti anak kecil berlari lalang dari sana kemari. ia pun mendekat dan kami pun bersatu dalam satu pandangan indah, "apa yang kamu inginkan ditahun kedepanya dik" pintaku padanya, "mari kita berdoa saja semoga doa, doa kita terkabul mas" jawab ia padaku. kamipun berdoa bersama-sama dalam keramaian suwara terompet dan gemuruh kembang api yang saling bersaut-sautan, setelah itu ika pun bertanya kepadaku " apa yang akan engkau lakukan di tahun kedepannya mas", aq pun menjawabnya, aku ingin kamu menjadi pacarku, pacar dimana aku sedang sedih maupun senang,karena aku ingin menepati janjiku terhadap hatiku, yang selama ini menginginkanmu, aq membutuhkanmu dalam suka maupun duka karena aku mencintaimu, sambil memberikan sepotong Choklat kepadanya, ika pun senang sekali dan berbicara lirih sambil berbisik kepadaku "doaku telah terkabulkan mas, langsung dikabulkan mas",...kamipun mengamininya,....tanpa pikir panjang aku pun menggenggam tangannya yg sedikit gemetar, lalu mencium keningnya,... Dalam hati aq tertawa bahagia,...
ma hilang. Sesampainya di depan pintu gerbang kos, ia terlihat sungguh anggun sedang berbincang-bincang dengan temannya, sambil merapikan rambutnya seketika ia memandangku dengan senyum merahnya, iya senyuman yang selalu aku dambakan disetiap mimpi mimpiku, senyuman yang mampu membangkitkat roh roh yang penasaran hingga kembali ke liangnya, senyuman itu semerah mawar yang sedang mekar ditengah ribuan bunga lainya, sungguh terkesimak aku dengan senyuman itu, akupun membalasnya dengan senyuman." Aku datang dik, seperti janjiku padamu,pintaku", iya aku percaya kq sama mas pasti datang, jawab ia kepadaku, tepat pukul 18:30 aku telah tiba dan kami berencana untuk berjalan-jalan disekitar taman gubernur suryo, dikarenakan hampir dipenjuru sudut kota surabaya penuh sesak dengan jiwa-jiwa bahagia, walaupun mereka takakan tau hari esok akan seperti apa. aku sebenarnya sedikit canggung dengan penampilanku, namun ika sangatlah bijak dalam menyikapinya, ia bisa menerimaku dengan semua kekuranganku, itu poin terpenting dalam menjalin hubungan, baik pertemanan ataupun sebagai teman spesial.
Detak jarum jam mendekati pukul 24:00, akupun memanggil ika untuk mendekat ke aku, yang dari tadi hanya memandangi ia dari dekat, mengawasi tingkah polahnya yang seperti anak kecil berlari lalang dari sana kemari. ia pun mendekat dan kami pun bersatu dalam satu pandangan indah, "apa yang kamu inginkan ditahun kedepanya dik" pintaku padanya, "mari kita berdoa saja semoga doa, doa kita terkabul mas" jawab ia padaku. kamipun berdoa bersama-sama dalam keramaian suwara terompet dan gemuruh kembang api yang saling bersaut-sautan, setelah itu ika pun bertanya kepadaku " apa yang akan engkau lakukan di tahun kedepannya mas", aq pun menjawabnya, aku ingin kamu menjadi pacarku, pacar dimana aku sedang sedih maupun senang,karena aku ingin menepati janjiku terhadap hatiku, yang selama ini menginginkanmu, aq membutuhkanmu dalam suka maupun duka karena aku mencintaimu, sambil memberikan sepotong Choklat kepadanya, ika pun senang sekali dan berbicara lirih sambil berbisik kepadaku "doaku telah terkabulkan mas, langsung dikabulkan mas",...kamipun mengamininya,....tanpa pikir panjang aku pun menggenggam tangannya yg sedikit gemetar, lalu mencium keningnya,... Dalam hati aq tertawa bahagia,...