Senin, 24 September 2018

Cinta 1

Kupu-kupu kertas
Terbang melingkari lampu
Dua sahabat aneh tapi baik
Teramat baik dalam keanehannya

By. Cuenking. Blogspot. Com

Kisah ini berawal ketika masa2 remaja dimana kita sedang mencari jati diri seperti merpati mecari rumah singgahnya, layaknya benih padi yg sedang ditaburkan kesawah, belum tersentuh obat kimia atau sejenisnya, sebut saja ageng melaksanakan tugasnya sebagai seorang mahasiswa baru memulai perannya, dimana sehari harinya ia hanya mengejar impian menjadi seorang juwara dalam bidang olahraga hanya juwara yg ia pikirkan. Namun ketika cinta menyentuh relung jiwa nya ia tak sanggup menolaknya, bagaikan memiliki sayap malaikat namun takmampu menerbangkannya, perkenalan itulah yg membawanya kepada bidadari pertamanya, sebut saja elly.  Ciptaan tuhan yg menurutnya sempurna,  baik, pintar, dan suka sekali bercanda...hadirnya membuat hari-hari nya menjadi sempurna, setiap kali elly membutuhkannya setiap kali pula ageng selalu ada.  Apakah ini yg dinamakan cinta, belum tentu juga? Dalam hatinya ia bertanya tanya Apakah cinta itu? Mulailah ageng mencari jawabanya. Seperti air mengalir,  seperti embun yg jatuh dipagi hari, ia jalani tanpa mengenal lelah terus ia cari, ketika waktunya tiba, ia berusaha mengungkap kan isi hatinya.  Walau terbatah batah.. Aq suka sama kamu elly...apa jawaban yg ia terima akankah sesuai dengan perasaan hatinya, bukan, bukan itu yg aq rasakan ageng ucap elly, kita layaknya cukup berteman saja, yg aku butuhkan hanyalah teman, yg mengerti aq, yg memperhatikan ku, jg menyayangi aq. Duh... Bagaikan terserang penyakit jantung rasa sesak secara tiba2 muncul, panas dingi terasa menjadi satu, padahal mengucapkan kan kalimat suka begitu beratnya, bagai memikul beras berton-ton, dalam posisi naik diketinggian, butuh 30 menit hanya untuk merangkai kalimat aq suka kamu, yg diterima nya cukup 1 menit saja, tanpa panjang lebar ageng meninggalkan elly ditempat kosnya dengan rasa kecewa yg dahsyat. Pelajaran yg dipetik disini adalah cinta butuh kesabaran,  cinta telah menutup telinga dan akal pikirannya, kenapa? Elly berkata kita cukup berteman saja, yg aq butuhkan adalah teman yg memperhatikan ku, menyayangi ku dan mengerti aq. Kadang kita hanya mengenal kata iya atau tidak, padahal cinta bisa dimulai dari sebuah pertemanan dimana satu sama lainya saling memahami dan mengerti arti sebuah pertemanan... 1 pelajaran berharga yg bisa kita ambil hikmahnya. Bersambung...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar